Minggu, 01 Juli 2012

Chi-Square Tabel Dalam Excel

Chi-Square Tabel Dalam Excel


Anda bisa mendapatkan nilai chi-square tabel melalui excel: Berapapun DF yang digunakan dengan berbagai tingkat signifikansinya.

Cara mencari nilai chi-square tabel pada excel adalah dengan mengetikkan formula: =ChiInv(Probability; degree of Freedom) atau =ChiInv(Batas Kritis Derajat Kepercayaan; Derajat Kebebasan). Misal =ChiInv(0,05;10) maka hasilnya 18,307.


Juga Dapatkan kodenya secara lengkap dengan melakukan download di SkyDrive.com





Baiklah kita mulai saja tutorialnya:
Buatlah satu set DF (Degree of freedom/derajat kebebasan) sebanyak 300 DF pada cell B10:B309.
Buatlah 6 jenis probabilitas mulai cell C9 sampai H9, yaitu probabilitas: 0,005, 0,010, 0,025, 0,05, 0,1 dan 0,250.
Pada Cell C10 ketikkan rumus: =CHIINV(C$9;$B10) artinya kita berupaya mendapatkan nilai chi-square tabel pada probabilitas di Cell C9 yaitu probabilitas 0,005 dan DF di Cell B10 yaitu DF 1.  Arti tanda dollar ($) adalah mencegah perpindahan cell otomatis saat copy paste dengan maksud mempermudah copy paste. Copy Paste cell C10 yang baru kita buat, sampai ke H10. Kemudian copy paste lagi Cell C10:H10 hingga Cell C309:H309.
Maka anda sudah mendapatkan nilai chi-square tabel pada 6 jenis probabilitas dan 300 jenis DF.

Untuk menghitung Chi-Square dengan Excel, pelajari:
Chi-Square dengan Excel.


14 comments :

  1. pilih alfa nya tu suka-suka atau ada syaratnya mas??

    BalasHapus
    Balasan
    1. terserah anda, tapi bukan suka-suka, sesuaikan dengan penelitian anda.

      Hapus
  2. caranya bagaimana kalo di excel?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Chi-Square Tabel =Chiinv(Derajat Kepercayaan,Degree Of Freedom)
      Misal =Chiinv(0,05;10) maka hasilnya = 18,307

      Hapus
  3. thx om...
    mau koreksi...
    alpha = 0,05
    df = 10
    hasil nya bukan = 18,307 yah om ??
    maaf klo salah... hehe

    BalasHapus
  4. Hasil uji statistik dengan menggunakan pearson chi square didapatkan nilai chi hitung sebesar 10.649 dengan nilai probabilitas sebesar 0,031. Kedua variabel dinyatakan berhubungan jika nilai probabilitasnya < 0,05. Karena p = 0,031< 0,05
    kalo ini maksudnya gmna om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan berhubungan, tapi ada perbedaan, ingat bahwa uji chi-square adalah uji komparatif atau perbedaan bukan asosiatif atau hubungan

      Hapus
  5. maaf min, untuk melihat hubungan biasanya di gunakan uji chi square ,
    untuk perbedaan baru dugunakan uji T .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu saya tegaskan kembali, bahwa banyak orang yang salah kaprah, anggapan mereka uji chi-square adalah uji hubungan, sebenarnya tidak. Chi-Square adalah salah satu dari uji perbedaan. Uji ini digunakan apabila skala data tiap kelompok adalah nominal. Beda halnya dengan uji Independen T Test, uji tersebut juga uji perbedaan, tetapi apabila skala datanya interval atau rasio dan berdistribusi normal. Apabila skala data interval/rasio tapi tidak berdistribusi normal, atau skala ordinal, maka beda lagi jenis ujinya dan masih tergantung pada sumber data, banyaknya kelompok dan target yang diuji apakah mean, median atau variance.

      Hapus
    2. Apabila skala data interval/rasio berdistribusi normal dan sumber data berpasangan/subjek sama, maka uji yang digunakan adalah uji paired t test. Sedangkan jika tidak berdistribusi normal atau ordinal, maka kembali lagi tergantung pada sumber data, banyaknya kelompok dan target yang diuji. Misal ada 2 kelompok tidak berpasangan/bebas/subjek beda dengan target yang diuji adalah mean dan median, maka uji yang digunakan adalah mann whitney u test.

      Hapus
    3. Misal yang lain adalah jika skala data interval/rasio tidak berdistribusi normal pada 2 kelompok berpasangan (after/before atau sebelum/sesudah) dengan asumsi simetris dan target adalah peringkat mean, maka uji yang digunakan adalah Wilcoxon Match Pair Test. Sedangkan Wilcoxon Signed Rank Test sama dengan Wilcoxon Match Pair test, bedanya uji ini tidak membutuhkan asumsi simetris dan target yang diuji adalah median.

      Hapus
    4. Kembali lagi ke Mann Whitney U Test, uji ini disebut juga Wilcoxon Sum Rank Test, karena diciptakan oleh Wilcoxon dan target yang diuji adalah peringkat mean dan median. Uji ini mirip dengan Kolmogorov Smirnov Z (KS-Z) 2 sampel bebas, bedanya uji KS-Z digunakan untuk menguji perbedaan pada distribusi kumulatif dan tentunya target yang diuji adalah mean, median dan variance.

      Hapus
    5. Sekali saya tegaskan, uji hubungan atau asosiatif pasti akan mengembalikan nilai koefisien korelasi. Misal skala nominal, maka akan mengembalikan nilai koefisien phi, cramer atau kontingensi. Sedangkan jika skala ordinal akan mengembalikan nilai koefisien korelasi kendall tau -a, -b, -c, atau koefisien korelasi gamma, somer's dan spearman. Sedangkan jika skala interval akan mengembalikan nilai koefisien korelasi r pearson product moment. Silahkan anda cari dan baca lebih lanjut di blog ini, perihal berbagai uji yang saya sebutkan di atas. Trims.

      Hapus

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini

Analisis SPSS