Analisis SPSS

Friday, March 1, 2013

Normalitas pada SPSS

Normalitas pada SPSS


Kita telah mempelajari berbagai jenis uji normalitas pada artikel-artikel sebelumnya, antara lain:
  1. Uji Normalitas (Chi-Square Goodness of Fit Test Normalitas)
  2. Rumus Kolmogorov
  3. Rumus Shapiro Wilk
  4. Rumus Lilliefors
  5. Kolmogorov Smirnov dalam SPSS
  6. Kolmogorov dalam Excel
  7. Lilliefors dalam Excel
Beberapa artikel di atas kiranya telah cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam menyelesaikan penelitian anda, tapi tidak ada salahnya jika kita lebih dalam mempelajari tentang berbagai uji normalitas, termasuk uji normalitas dalam beberapa aplikasi atau software statistik, seperti SPSS, Stata dan Minitab.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas 2 uji normalitas yang sangat sering dipakai oleh peneliti selain uji kolmogorov smirnov. Uji kolmogorov smirnov memanglah uji yang paling populer, tapi sebenarnya uji tersebut mempunyai sedikit kelemahan, yaitu reliable atau handal pada pengujian dengan sampel besar > 200.

Bagaimana jika sampel kurang dari itu? dalam SPSS kita bisa menggunakan Shapiro Wilk dan Lilliefors (Adaptasi Kolmogorov Smirnov).


Bagaimana cara melakukan uji tersebut dengan SPSS? Kita bisa menggunakan fungsi EXPLORE.

Baiklah, mari kita mulai tutorial tentang Uji Normalitas Pada SPSS:

Kita akan melakukan pengujian pada 1 variabel dengan 100 sampel.

Untuk mempermudah tutorial, silahkan anda download file kerja SPSS tutorial ini: 
  • Setelah data terisi pada variabel, pada Menu, Klik Analyze, Descriptive Statistics, Explore.
  • Masukkan variabel ke dalam dependen list (Catatan: Apabila dalam variabel anda terdapat 2 kelompok, misal kelompok A dan B, anda dapat melakukan uji normalitas pada masing-masing kelompok dengan cara memasukkan variabel yang menjadi Grouping (A dan B atau 1 dan 2) ke kotak Factor List.



  • Pada Display centang Both
  • Klik tombol Plots, Centang Stem-and-Leaf, Histogram, Normality Plots With Tests.


  • Klik Continue
  • Klik OK
  • Lihat Output
Untuk mempermudah anda, download file output tutorial ini:
Output Normalitas


Interprestasi Output Uji Normalitas SPSS





Shapiro Wilk
Lihat nilai Sig. pada kolom Shapiro-Wilk. Pada contoh di atas nilainya 0,710 lebih dari 0,05, maka data berdistribusi Normal.

Lilliefors
Lihat nilai Sig. pada kolom Kolmogorov-Smirnova. Pada contoh di atas nilainya 0,200 lebih dari 0,05, maka data berdistribusi Normal.

Untuk memperkuat kesimpulan di atas, di bawah ini kita bisa menggunakan beberapa diagram.

Histogram


Contoh di atas, membentuk kurve normal dan sebagian besar bar/batang berada di bawah kurve, maka variabel berdistribusi normal.

Normal QQ Plots


Contoh di atas, plot-plot mengikuti garis fit line, maka variabel berdistribusi normal.

Detrend QQ Plots


Contoh di atas, plot-plot tersebar merata di atas dan di bawah garis horizontal, serta garis horizontal tepat berada ditengah diagram, maka variabel berdistribusi normal.

Stem-Leaf



Contoh di atas, angka-angka membentuk kurve normal miring ke arah kanan, maka variabel berdistribusi normal.

Box-Plot


Contoh di atas, box berada ditengah dengan kedua kaki yang sama panjang, garis horizontal berada ditengah box dan tidak terdapat plot-plot di atas atau di bawah box, maka variabel berdistribusi normal.

Untuk contoh diagram yang menunjukkan distribusi tidak normal, lihat di bawah ini:







Artikel Selanjutnya: Normalitas Pada Minitab




24 comments :

  1. terima kasih atas bahan pembelajaran yg bagus ini. selanjutnya mau nanya kalo angka SIG itu ngitung manualnya pake rumus apa, kalo t nya oke, maka sig-nya juga memperkuat oke. makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk p value shapiro wilk pada probabilitas 0,05:

      p value =0,9-(0,9-0,5)*(swt2 – W)/( swt2 – swt1)

      Di mana 0,9 adalah probabilitas 0,9
      0,5 adalah probabilitas 0,5
      W adalah nilai Wilk Hitung
      Swt1 adalah wilk p value table pada n dan probabilitas 0,5
      Swt1 adalah wilk p value table pada n dan probabilitas 0,9

      Delete
  2. Mas, kalo nilai sig saya .0000 itu gmana ya? saya mencoba melakukan uji normalitas pada harga saham harian selama lima tahun terakhir. terima kasih, mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak masalah, artinya tidak berdistribusi normal, karena < 0,05

      Delete
  3. Mas, mau tanya apa bedanya uji normalitas yang menggunakan tahap analyze-->deskriptif statistic --> explore --> dan ada pilihan plotnya dengan uji non parametrik --> legacy dialog --> Uji K-S mohon dijelaskan mas. karena saya udah tes kedua cara tersbut hasilnya berbeda

    ReplyDelete
    Replies
    1. dengan explore artinya uji normalitas yang digunakan adalah uji lilliefors dan shapiro wilk serta berbagai grafik untuk deteksi normalitas dan outlier, yaitu antara lain: histogram, normall QQ, Detrend QQ, Stem-Leaf dan Box-Plot. Sedangkan Uji K-S adalah uji normalitas dengan menggunakan uji one sample kolmogorov smirnov.

      Delete
  4. mas, saya punya 2 variabel dependen, yaitu nilai tes kemampuan berpikir kritis dan nilai tes kemampuan berargumen. cara menghitung normalitas datanya apakah dihitung masing2 data nilainya sehingga menghasilkan 2 kesimpulan normalitas atau bagaimana?
    mohon bantuannya. terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uji normalitas diberlakukan secara tidak sama pada tiap uji hipotesa. Misal untuk uji regresi, normalitas pada residual. Untuk uji independen t test, normalitas pada tiap kelompok.

      Delete
  5. pak mau tanya, pnelitian sya stelah uji normalitas ternyata datanya tidak normal dengan nilai sign pada kolmogorov smirnov 0,000. dan stelah sya melakukan uji wilcoxon nilai z -7,168 dgn sign 0,000. apa artinya nilai -7,168 tu??trimaksi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca artikel saya tentang Wilcoxon Rank Sum Test

      Delete
  6. Pak saya mau tanya, kalo hubungan praktik diet dengan kejadian proteinuria pd pasien dm, nah kan itu vari kategorik tdk berpasangan. Saya pake uji chi square, nah trus utk praktik dietnya saya mau bikin skoring, baik dan buruk itu uji normalitas dulu ga? Caranya gmn ya?Makasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau data kategorik maka tidak perlu ada uji normalitas

      Delete
  7. pak, kalau penelitian deskriptif kan 1 variabel, itu perlu uji normalitas atau tidak? saya meneliti ttg iklim organisasi. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uji Normalitas adalah uji asumsi atau syarat pengujian parametris, jadi apabila hanya uji deskriptive saja maka kiranya tidak perlu.

      Delete
  8. Permisi, mas saya mau tanya apakah suatu penelitian dengan 15 stasiun satu kali ulangan (2 variabel) bisa diuji menggunakan statistik (atu uji yang lain). Atau cukup dibahas secara deskriptif komparative saja?
    Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemilihan uji statistik tergantung pada bentuk hipotesa, skala data dan lain-lain. Pelajari lebih lanjut di: Jenis Data dan Pemilihan Uji Statistik

      Delete
  9. Pak,,nilai Sig. pada kolom Shapiro-Wilk lebih besar dari 0,05, tp nilai Sig. pada kolom Kolmogorov-Smirnova 0,00. Datanya normal tidak??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung pada jumlah sampel dan perkuat dugaan anda dengan berbagai grafik normalitas. pelajari di: Shapiro Wilk dan di: Normalitas Pada Regresi Linear Berganda.

      Delete
  10. mas, saya mau tanya
    kalau sampel kita ada 40, untuk uji normalitas nya pakai Uji Kolmogorov-Smirnov atau Shapiro Wilk ? ? ?
    mhon bantuannya
    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kurang dari 50 maka sebaiknya gunakan uji Shapiro Wilk.

      Delete
  11. pak mau tanya, uji normalitas untuk data nonparametrik menggunakan apa ya? terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uji Non Parametrik itu malah tidak membutuhkan uji normalitas. Harap anda pahami tentang beda dari uji parametris dan non parametris serta alasan mengapa digunakan uji non parametris, di mana salah satu sebabnya adalah karena tidak memenuhi asumsi normalitas.

      Delete
  12. pak, kalau uji normalitas nya tidak normal maka tidak bisa dilakukan uji t-dependen ya? mohon bantuannya pak, terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya betul, anda punya alternatif uji non parametris yaitu Mann Whitney U Test. Sailahkan baca artikel kami tentang uji tersebut.

      Delete

Tinggalkan Komentar Anda Di Sini

Analisis SPSS